Pages

Subscribe:

Selasa, 02 Oktober 2012

Lelaki Salih Kekasih Wanita Salihah



Cinta kasih antara manusia yang berbeda jenis adalah salah satu ayat di antara ayat-ayat kekuasaan Allah. Cinta kasih ada semenjak manusia pertama diciptakan dengan pasangannya. Dan seiring dengan pertambahan jumlah anak manusia, cinta kasih mengikutinya, melekat erat dalam relung makhluk termulia ini.


Pada prakteknya, cinta kasih melahirkan rasa ingin memiliki pasangan yang di kasihinya, atau sebaliknya wanita yang dikasihinya ingin dinikahi pria pujannya. Sedemikian dahsyat kekuatan yang ada dalam cinta, hingga aral melintang yang menghadang akan diterjangnya.

Benar, Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan. Pasangan yang satu menjadi kekasih pasangannya. Allah menjodohkan orang-orang musyrik laki-laki untuk orang-orang musyrik perempuan. Allah menciptakan wanita jahat untuk lelaki jahat pula. Allah menciptakan mukminin untuk di jodohkan dengan mukminat dan Allah menciptakan wanita-wanita salihah sebagai jidih para lelaki salih.

Berikut adalah dalil-dalil yang menguatkan pernyataan di atas:
Firman Allah, “Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukminah lebih baik daripada wanita musyrik walau dia dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukminah) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik daripada orang musyrik walaupun dia menarik hatimu.” (QS. al-Baqarah: 221).

Allah juga menegaskan, “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji pula. Sementara wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik pula.” (QS. an-Nur: 26)

Jika lelaki salih telah menemukan wanita salihah sebagai pasangannya, maka bantera rumah tangga tidak mempunyai tujuan lain selain melaksanakan perintah Allah dan menegakkan syari’at-Nya di muka bumi seraya menjauhi larangan Allah SWT. Inilah gambaran yang dilukiskan dengan indah oleh Allah SWT : orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka menyuruh yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rosulnya. Mereka itulah yang akan dikasihi oleh Allah SWT. Sesungguhnya Allah Mahagagah lagi Maha Bijaksana” (QS. at-Taubah: 71)

Daftar Pustaka : Supandi Irfan. Lelaki Yang Diimpikan Bidadari. Alfra Publishing. Surakarta: 2007.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

makasih yah sudah berkomentar di Blog Anggis